Menikmati Woku Sambil Ditemani Semilir Angin dan Deburan Ombak Pantai Leato

  • Randi Angkasa
  • 22 Juli 2017 | 16:00:19
  • 190 Kali Dilihat
Menikmati Woku Sambil Ditemani Semilir Angin dan Deburan Ombak Pantai Leato

Beritaenam.com, Gorontalo –  Objek wisata pantai menjadi salah satu andalan untuk menarik Wisnu (wisatawan nusantara) dan Wisman (wisatawan mancanegara) dari provinsi Gorontalo. Diantara berpuluh pantai yang memiliki keindahan, adalah pantai Leato yang berada berada di Kelurahan Leato, Kecamatan Kota Selatan, berjarak sekitar 5 kilometer atau cukup menghabiskan 15 menit perjalanan dari pusat Kota Gorontalo.

Malam itu, pilihannya kuliner untuk bisa menikmati makanan serba ikan di kawasan pantai Leato, setelah siang hari usai memanjakan mata di Menara Keagungan Limboto (http://beritaenam.com/menara-keagungan-limboto-eiffel-nya-kota-gorontalo). Setibanya di pantai Leato, deburan ombak serta asap mengepul dari bakaran ikan di setiap rumah makan yang menjajakan makanan serba ikan menjadi pemandangan tersendiri. Sementara kuatnya tiupan angin yang membawa aroma khas dari bakaran ikan membuat menusuk hidung, semakin mengusik selera untuk menikmati makan malam di bibir pantai.

Langkah kaki terhenti, ketika melihat salah satu rumah makan yang memakai nama ke barat-baratan, warung Brazil namanya yang terletak di Jalan Laksamana Martadinata. Dari warung dengan bangunan yang terbilang sederhana, menyajikan berbagai menu khas ikan bakar juga ikut melengkapi sambal dabu-dabu yang menjadi andalannya.

Untuk menikmati kuliner yang serba ikan, sebelum mendapatkan tempat duduk yang dirasakan ideal, pengunjung pun terlebih dahulu untuk memilih dari berbagai jenis ikan diantaranya ikan Kakap Merah, Kakap Putih, Boropa (Kerapu) yang tersedia di dalam kotak pendingin. Namun meski berukuran cukup besar, saya memilih ikan Bubara (Kuwe) untuk menu makan malam. Kala itu dari ikan Bubara yang saya pilih, untuk di potong menjadi dua bagian. Pada bagian tubuh hingga ekornya di bakar, sedangkan bagian kepala ikan Bubara di masak woku.

Di Gorontalo masakan woku, sejenis sop, yang kalau di rumah makan Padang dinamakan sop kepala ikan. Cara masak woku, ikan ditaburi beraneka rempah sehingga bumbu kuning begitu Nampak dan ikut melengkapi daun Kemangi, dalam soal rasa sedikit terasa agak pedas dan segar.

Sementara ikan Bubara yang usai di bakar, dalam penyajian ikut menemani sambal dabu-dabu. Tak cukup itu saja, di atas meja makan, selain menikmati hidangan Woku, ikutan sayur Kangkung darat sebagai pelengkap. Kangkungnya mempunai rasa yang sedikit berbeda, dari tekturnya selain renyah saat di kunyah. Akhirnya rasa penasaran yang menggoda perut, terjawab dengan kalimat sungguh makyus, inilah sajian ikan bakar khas Manado.

Yang pasti mengunjungi Gorontalo jangan sampai melupakan makanan tradisi asli Indonesia, untuk icip-icip ikan bakar dan woku yang bisa membikin lidah terus bergoyang. Auoo… Makyusss…!

(agi)

Tag :
, Gorontalo, , , ,
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com